MEDAN (Akunberita.id): Mempersiapankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sumatera Utara pada November 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Sumatera Utara pada awal Juni 2024 akan membuka rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).
Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, mengatakan tahapan ini ditarget selesai pada 24 Juni 2024 sehingga pada 26 Juni 2024, Pantarlih yang dilantik langsung dapat melaksanakan tugas pencocokan dan penelitian (Coklit) ke lapangan.
“Jadi ini sudah dan sedang berjalan tahapannya. Sebelumnya kami sudah selesaikan seleksi PPS di 33 kabupaten/kota, begitupun telah selesai untuk seleksi PPK yang mana tanggal 26 Mei itu sudah pelantikan serentak se Indonesia. Dan awal Juni nanti kami bentuk Pantarlih,” katanya menjawab wartawan, Kamis (30/5/2024).
Tahapan lain, kata Agus Arifin, KPU kabupaten/kota se-Sumut juga bakal melakukan kegiatan verifikasi administrasi syarat dukungan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah lewat jalur perseorangan.
“Seingat saya ada empat kabupaten/kota yang mendaftar bacalon independen. Di Juni nanti semua syarat dukungan lewat e-KTP akan diverifikasi oleh teman-teman KPU di empat daerah itu,” tuturnya.
Disinggung mengenai misskomunikasi terkait adanya bacalon perseorangan di Kabupaten Padang Lawas (Lawas) dengan KPU setempat, Agus mengaku sejatinya masih ada prosedur lain sebagai langkah penyelesaiannya.
“Sepengetahuan saya masih ada prosedur lain dengan mengajukan sengketa ke Bawaslu Palas. Menurut informasi ada salah satu dokumen dari bacalon yang tidak ter-upload (lewat aplikasi Sistem Pencalonan/Silon) menjelang waktu akhir pendaftaran, sehingga berkasnya dikembalikan,” katanya
Agus Arifin juga menyatakan terkait serapan dana lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Serentak 2024, baru terealisasi senilai Rp247.083.880.373 pada tahun anggaran 2023.
“Artinya baru sekitar 40 persen yang dikucurkan. Kami sudah ajukan dan sedang berproses untuk sisanya yang 60 persen lagi. Totalnya seingat saya sekitar Rp705 miliar,” katanya.
Pemprov Sumut sejatinya menganggarkan dana hibah untuk KPU Sumut senilai Rp705.953.943.895. Pada TA. 2024 ini, Pemprovsu akan realisasikan lagi senilai Rp458.870,073.532. Sedang dana hibah untuk Bawaslu dianggarkan sebesar Rp233.803.640.000 dan telah direalisasikan Rp78.331.274.000 TA. 2023 dan tahun ini akan direalisasikan Rp145.472.366.000. (yun)
