Sedikitnya 346 warga Palestina meninggal selama gencatan senjata berlangsung

  • Bagikan
Lebih dari 300 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel dalam 48 jam terakhir
Lebih dari 300 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel dalam 48 jam terakhir

GAZA (AKunberita.id) warga Palestina tewas dan seorang lainnya terluka akibat serangan tentara Israel di Jalur Gaza pada Senin 24 November 2025 di tengah gencatan senjata. Dengan korban tewas hari ini, sedikitnya 346 warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata itu diberlakukan pada 10 Oktober lalu.

Rumah Sakit Nasser di Gaza selatan mengetakan kepada Anadolu telah menerima dua jenazah setelah Israel melakukan serangan drone di kawasan Bani Suhaila, Khan Younis.

Dua orang lainnya tewas ditembak penembak jitu Israel di kawasan permukiman Al-Tuffah, Kota Gaza bagian timur, menurut sejumlah sumber medis.

Seorang warga Palestina juga terluka akibat tembakan artileri Israel di dekat “garis kuning” di kawasan Al-Shaaf, Al-Tuffah, kata para sumber tanpa menjelaskan kondisi korban.

Garis kuning memisahkan wilayah yang dijaga ketat militer Israel dengan wilayah yang boleh ditinggali warga Palestina berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Menurut saksi mata, Israel melakukan serangan udara dengan jet tempur dan helikopter, serta serangan darat dengan tank di Rafah, Gaza selatan.

Di Khan Younis, militer Israel melancarkan serangan udara di bagian timur kota, di mana mereka mempertahankan pasukannya.

Gelombang serangan terbaru itu melanggar gencatan senjata yang diberlakukan di Gaza sejak 10 Oktober.

Otoritas Gaza seperti dilansir Anadolu menyebut pola tersebut sebagai “pelanggaran mencolok” terhadap hukum humaniter internasional dan protokol kemanusiaan yang melekat pada kesepakatan gencatan senjata.

Pelanggaran Israel sejak 10 Oktober meliputi 142 penembakan yang menargetkan warga sipil, rumah, dan tenda pengungsian; 21 serangan darat di luar “garis kuning”; 228 serangan udara, artileri, dan darat; serta 100 pembongkaran rumah dan bangunan sipil, yang menurut mereka merupakan “hukuman kolektif” dan upaya untuk memperluas penghancuran.

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan 35 warga Palestina juga telah ditahan dalam penggerebekan dan serangan, karena menuduh Israel mencoba “menciptakan realitas baru yang berdarah yang mengancam keamanan dan stabilitas di Jalur Gaza.”

Israel terus menduduki lebih dari 50 persen wilayah Gaza berdasarkan perjanjian gencatan senjata, dengan “garis kuning” yang memisahkan wilayah-wilayah yang dikerahkan militer dari wilayah-wilayah yang dihuni warga Palestina.

Tentara Israel baru-baru ini kembali meningkatkan serangan di sebelah timur garis kuning, menghancurkan wilayah yang luas dan membuat wilayah-wilayah di sekitarnya sangat berbahaya bagi warga sipil Palestina.

Sejak Oktober 2023, pasukan Israel telah menewaskan hampir 70.000 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 170.900 orang dalam agresi militer brutal yang menghancurkan sebagian besar wilayah kantong Palestina itu.

  • Bagikan
Exit mobile version
  • slot777 maxwin
  • slot depo 10k
  • dewi 138
  • slot bet 200
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • https://dewa138.wiki/
  • sultan188 login
  • slot demo
  • demo slot pg
  • slot777
  • slot maxwin
  • https://lkp-lcec.com/
  • sultan188
  • dewa138
  • https://akkum.kazygurt.edu.kz/
  • https://sarzhaz-sozak.edu.kz/
  • https://airstride.umairqureshi.me/
  • https://tencamintegratedbuilders.org.ng/
  • panen138