SPI Sumatera Utara Salurkan Bantuan Sembako untuk Pengungsi Korban Banjir di Medan dan Deli Serdang

  • Bagikan

MEDAN (Akunberita.id) Sehabat Polisi Indonesia (SPI) Sumatera Utara menyalurkan bantuan sembako kepada para pengungsi korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Medan dan Deli Serdang.

Bantuan berupa semabako dan makanan siap saji disalurkan mulai minggu 29 nop hingga waktu yang akan disesuaikan dengan kondisi dilapangan. Bantuan diserahkan langsung oleh pengurus SPI yang diwaki³lkan oleh ustadz Ridwan panjaitan, ustadz Rachman, ustadz ishaq dan Muhammad Maskur.

Menurut Ustadz Rachman bantuan ini sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian SPI terhadap masyarakat yang terdampak.

Bantuan tersebut difokuskan untuk kebutuhan dapur umum di lokasi pengungsian. Menurut pengurus SPI Sumut, aksi ini merupakan panggilan sosial agar masyarakat yang sedang berada di pengungsian tetap terpenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Kami dari SPI Sumatera Utara merasa terpanggil untuk turun langsung membantu. Situasi banjir ini tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga membatasi aktivitas mereka. Karena itu kami fokus pada bantuan untuk dapur umum agar para pengungsi bisa mendapatkan makanan yang layak setiap hari,” ujar Ustadz Rachman pengurus SPI Sumut.

Penyaluran bantuan sembako dilakukan di beberapa titik pengungsian, yaitu:

  • Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak: 300 pengungsi
  • Andan Sari, Kecamatan Medan Marelan: 300 pengungsi
  • Desa Selemak: 200 pengungsi
  • Griya Martubung, Kelurahan Martubung: 200 pengungsi
  • Kelurahan Tangkahan: 500 pengungsi

Total lebih dari 1.500 pengungsi menerima manfaat dari bantuan tersebut.

Di Kelurahan Tangkahan, Kepala Lingkungan 13 Ibu Tuti menyampaikan apresiasinya atas kepedulian SPI.

“Kami sangat berterima kasih kepada SPI Sumut. Bantuan ini benar-benar membantu warga kami yang saat ini harus mengungsi karena rumah mereka terendam. Dapur umum sangat membutuhkan suplai bahan makanan, dan SPI hadir tepat waktu,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Desa Lama kecamatan Hamparan Perak, Ustadz Dedek Husairi, juga menyampaikan rasa syukur atas hadirnya bantuan tersebut.
“Di tengah ujian banjir ini, kebersamaan dan kepedulian sangat berarti bagi masyarakat. Kami mengapresiasi bantuan SPI yang meringankan beban para pengungsi. Semoga menjadi amal jariyah dan menginspirasi banyak pihak untuk ikut membantu,” ungkapnya.

ustadz dedek memyampaikan bahwa pengungsi samgat membutuhkan bahan makanan dan pakaian, karena pera pengungsi tidak sempat membawa perbekalan.

Pengurus SPI Sumut menegaskan bahwa pihaknya akan terus memonitor kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan lanjutan jika diperlukan. Mereka juga mengajak masyarakat dan organisasi lainnya untuk bersama-sama mendukung para pengungsi hingga situasi kembali normal

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *