Hujan Sebentar, Rumah Warga GG Nanda Terendam Air, Lurah Tanah Enam Ratus Janji Tinjau Lokasi
MEDAN MARELAN, (AKunberita.id) Warga Gang Nanda, Lingkungan VII, Pasar 1 Rel, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, mengeluhkan kondisi jalan yang kerap terendam air setiap kali hujan. Bahkan, hujan yang berlangsung dalam waktu singkat pun dapat menyebabkan air meluap hingga masuk ke dalam rumah.
Kondisi ini sudah berlangsung lama namun sampai dengan sekarang belum dibangun, sementara gang yang bersebelahan dengan gg. Nanda sudah di bangun. Hal ini menimbulkan keresahan warga. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, genangan air juga dikhawatirkan menimbulkan penyakit.
Baca juga: Pelayanan Buruk, Budi Yanto Minta GM Pelindo Cabang Belawan di Copot
Salah seorang warga Lingkungan VII Gang Nanda, Ayu Anggaraini, menyampaikan bahwa persoalan genangan air tersebut diduga disebabkan tidak tersedianya parit yang memadai serta saluran pembuangan air yang berada di dekat kawasan permukiman telah ditutup oleh pembangunan perumahan.
“Akibatnya, air hujan tidak dapat mengalir dengan baik dan menggenangi badan jalan hingga memasuki rumah warga.
“Setiap kali hujan walau sebentar langsung banjir, sekarang airnya sudah masuk kedalam rumah”. ujar Ayu.
Baca juga: Buka Pekan Budaya Medan 2026, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli dan Ajak Masyarakat Rawat Warisan Leluhur
Warga berharap pemerintah setempat dapat segera turun tangan untuk melihat langsung kondisi tersebut dan mencari solusi agar persoalan banjir yang berulang tidak terus membebani masyarakat.
Lurah Tanah Enam Ratus Akan Tinjau Lokasi
Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Kelurahan Tanah Enam Ratus, Zumirel Ady Syahputra, saat dikonfirmasi Akunberita.id mengatakan pihaknya akan meninjau langsung kelokasi untuk mengetahui kondisi di lapangan.
Selain itu, pihak kelurahan juga akan mengecek apakah pembangunan jalan atau drainase di Gang Nanda sudah termasuk dalam program pembangunan tahun ini.
Jika belum terakomodasi, pihak kelurahan akan segera mengusulkan pembangunan melalui nota dinas agar dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Akan kita cek dulu ya, Bang. Tapi kalau tidak ada, nanti langsung kita buat nota dinasnya agar segera diusulkan,” ujar Zumirel Ady Syahputra.
Pernyataan tersebut memberikan harapan bagi warga Gang Nanda agar permasalahan yang selama ini mereka rasakan dapat segera teratasi.
Warga pun berharap peninjauan lokasi tidak berhenti pada pendataan semata, tetapi dapat dilanjutkan dengan langkah konkret berupa pembangunan atau perbaikan sistem drainase yang mampu mengatasi genangan air di kawasan tersebut.
Genangan air akibat hujan di Gg Nanda ini bukan satu-satunya yang ada di Marelan, menurut pemantauan akunberita.id, masih banyak lingkungan di kecamatan Medan yang tergenang banjir akibat drainase yang tidak berfungsi dengan baik. (MM)













