‎Kacabdis Sumut Terima Kunjungan Wardiksu, Bahas SPMB 2026/2027 dan Sinergi Media‎

  • Bagikan

MEDAN (Akunberita.id)‎ Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Utara (Wardiksu) melakukan kunjungan ke Cabang Dinas Pendidikan (Cabdis) Wilayah I Sumatera Utara, Jl. Willem Iskandar No. 9, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Senin (6/4/2026).
‎
‎Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Wilayah I Sumatera Utara, David Elton Nainggolan, S.STP, M.SP.
‎
‎Kunjungan itu sekaligus memperkuat sinergi antara media dan pemerintah menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027.
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas petunjuk teknis (juknis) SPMB yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan dan finalisasi.
‎
‎Namun demikian, David memastikan juknis tersebut akan segera final dan  disosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan.
‎
‎Mulai dari satuan pendidikan, orang tua atau wali murid, hingga masyarakat luas, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan transparan dan tertib.
‎
‎Selain itu, David mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan Sumatera Utara telah menggelar rapat pembahasan juknis SPMB yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga pada Senin (6/4/2026) lalu.
‎
‎Dijelaskannya, rapat tersebut turut melibatkan Ombudsman RI, Balai Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Utara, Forkopimda, serta OPD terkait.
‎
‎“Rapat tersebut kami laksanakan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025. Dengan demikian, juknis yang disusun benar-benar komprehensif dan sesuai aturan,” jelas David.
‎
‎Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa beberapa tahapan pelaksanaan masih sama seperti tahun sebelumnya.
‎
‎Selain itu, David juga mengungkapkan bahwa kondisi bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara turut menjadi perhatian dalam penyusunan juknis SPMB.
‎
‎Oleh karena itu, pihaknya mempertimbangkan berbagai skenario agar pelaksanaan penerimaan murid baru tetap berjalan adil dan tidak merugikan calon peserta didik yang terdampak.
‎
‎Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan memberikan ruang dan kemudahan bagi siswa dari daerah terdampak bencana agar tetap memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti proses SPMB.
‎
‎“Situasi bencana di beberapa daerah tentu menjadi perhatian kami. Oleh sebab itu, juknis yang disusun akan mengakomodasi kondisi tersebut agar tetap berpihak kepada siswa,” ujarnya.
‎
‎Namun, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi.
‎
‎Bahkan, nilai TKA menjadi aspek penting untuk masuk SMA/SMK melalui jalur prestasi.
‎
‎Di sisi lain, David menegaskan pentingnya kesiapan sekolah dan orang tua dalam menghadapi pelaksanaan SPMB tahun ini.
‎
‎Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat memahami mekanisme yang akan diterapkan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
‎
‎Tak hanya itu, David juga mengapresiasi kinerja Wardiksu yang selama ini aktif mendukung program pendidikan di Sumatera Utara.
‎
‎Ia menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan masukan yang konstruktif.
‎
‎“Kami mengapresiasi Wardiksu yang selama ini telah bekerja sama dengan baik, membantu sosialisasi program, serta memberikan masukan demi perbaikan pendidikan ke depan,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Ketua Wardiksu, Vera Rosalina Sinaga, hadir bersama Sekretaris Raja P Simbolon dan sejumlah pengurus lainnya.
‎
‎Vera menyampaikan bahwa Wardiksu siap terus bersinergi dengan Dinas Pendidikan Sumatera Utara.
‎
‎“Kami siap membantu menyosialisasikan setiap kebijakan pendidikan agar dapat dipahami masyarakat secara luas,” ungkap Vera.
‎
‎Dengan kunjungan itu, Wardiksu dan Kacabdis berharap sinergi yang terjalin semakin kuat.
‎
‎Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Utara melalui penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya. (***)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *