MEDAN MARELAN – Ratusan alumni lintas generasi memadati kegiatan Reuni Akbar sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Ikatan Alumni SMA Negeri Labuhan Deli (IKA-SMANDELLAN), Minggu (25/10/2026).
Mengusung semangat “Satu Sekolah, Satu Persaudaraan”, kegiatan yang berlangsung di SMK Pelayaran Samudera Indonesia, Medan Marelan, ini mempertemukan alumni dari berbagai angkatan, mulai dari tamatan 1969 hingga 2022.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran alumni yang datang dari berbagai daerah, termasuk Jakarta. Mereka berkumpul untuk melepas rindu, mengenang masa-masa sekolah, sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam keluarga besar IKA-SMANDELLAN.
SMK Pelayaran Samudera Indonesia yang menjadi lokasi kegiatan merupakan milik Iwanto, salah seorang alumni IKA-SMANDELLAN angkatan 1998.
Reuni akbar tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan positif, mulai dari bazar UMKM, pemberian santunan kepada anak yatim dari keluarga besar alumni, hingga prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia ke-16 tahun.
Ketua Panitia: Momentum Mempererat Persaudaraan
Ketua Panitia Reuni Akbar dan HUT ke-16 IKA-SMANDELLAN, Muhammad Nur Sidiq, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi alumni dari berbagai angkatan untuk kembali berkumpul dalam suasana kekeluargaan.
Menurutnya, keberhasilan mempertemukan alumni dari berbagai generasi merupakan salah satu hal yang membanggakan dalam pelaksanaan reuni tersebut.

“Melalui reuni akbar ini, kita ingin mempertemukan kembali saudara-saudara kita dari berbagai angkatan. Jarak dan kesibukan masing-masing bukan menjadi penghalang untuk tetap menjaga silaturahmi. Harapan kita, kebersamaan ini terus terpelihara dan semakin memperkuat keluarga besar IKA-SMANDELLAN,” ujar Sidiq
Selain itu Muhammad Nursidiq juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni, panitia, pengurus, pembina, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dr. Yusrizal: Jaga Semangat Satu Sekolah, Satu Persaudaraan
Ketua IKA-SMANDELLAN, Dr. Yusrizal, dalam pernyataan, menekankan pentingnya menjaga persaudaraan antaralumni sebagai fondasi keberlanjutan organisasi.
Menurutnya, IKA-SMANDELLAN diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, membangun jaringan, serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi para alumni dan masyarakat.
“IKA-SMANDELLAN adalah rumah besar bagi kita semua. Perbedaan angkatan, profesi, dan tempat tinggal tidak menghilangkan ikatan persaudaraan yang telah terbangun sejak masa sekolah. Kita berharap semangat satu sekolah, satu persaudaraan ini terus hidup dan menjadi kekuatan untuk membawa organisasi semakin maju,” Ujar Yusrizal.
Kehadiran alumni dari berbagai generasi dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa ikatan emosional terhadap almamater masih terjaga, bahkan setelah puluhan tahun meninggalkan bangku sekolah.
Pembina Apresiasi Kebersamaan Lintas Generasi
Sementara itu, Pembina IKA-SMANDELLAN, Prof. Sutarman, M.Sc., turut menjadi bagian dari momentum perayaan HUT ke-16 tersebut.
Dalam pernyataan, ia menyoroti pentingnya menjaga nilai persaudaraan, menghargai sejarah almamater, serta memperkuat kontribusi alumni melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
“Pertemuan alumni lintas generasi merupakan hal yang sangat positif. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana bertukar pengalaman, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Harapannya, IKA-SMANDELLAN terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anggotanya maupun masyarakat luas,” Ujar beliau
Kehadiran pembina bersama jajaran pengurus dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi untuk menjaga keberlangsungan organisasi alumni.
Pemotongan Tumpeng Tandai Rasa Syukur HUT ke-16
Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh jajaran pengurus dan pembina IKA-SMANDELLAN.
Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia ke-16 tahun sekaligus harapan agar ikatan persaudaraan antaralumni semakin kuat.
Momen pemotongan tumpeng berlangsung dalam suasana kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi landasan organisasi.
Bagi keluarga besar IKA-SMANDELLAN, peringatan hari jadi ini bukan sekadar penanda bertambahnya usia organisasi, melainkan juga kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan yang telah dilalui dan memperkuat komitmen menghadapi tantangan ke depan.
Bazar UMKM dan Santunan Anak Yatim
Selain kegiatan silaturahmi, reuni akbar ini juga menghadirkan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kehadiran bazar memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada para alumni dan pengunjung. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha serta penguatan ekonomi masyarakat.
Kepedulian sosial juga menjadi perhatian dalam perayaan tersebut melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari keluarga besar alumni.
Santunan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus pengingat bahwa persaudaraan tidak hanya diwujudkan melalui pertemuan dan kebersamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Dengan menggabungkan kegiatan silaturahmi, pemberdayaan UMKM, dan kepedulian sosial, IKA-SMANDELLAN berupaya menjadikan perayaan hari jadinya sebagai kegiatan yang memiliki nilai lebih bagi keluarga besar alumni.
Satukan Kenangan, Bangun Kebersamaan
Reuni Akbar dan HUT ke-16 IKA-SMANDELLAN menjadi momentum yang memperlihatkan bahwa hubungan ant alumni dapat terus terjaga meskipun dipisahkan oleh waktu, jarak, dan perjalanan hidup masing-masing.
Dari alumni tamatan 1969 hingga 2022, seluruhnya dipertemukan oleh satu kesamaan, yakni sejarah dan kenangan yang terbangun di almamater.
Melalui semangat “Satu Sekolah, Satu Persaudaraan”, IKA-SMANDELLAN diharapkan terus menjadi wadah pemersatu lintas generasi, memperkuat solidaritas, serta mendorong berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi alumni dan masyarakat.
Perayaan HUT ke-16 ini pun menjadi pengingat bahwa persaudaraan yang tumbuh sejak bangku sekolah dapat terus terpelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Penuh Keharuan
Rangkaian acara diawali dengan senam pagi bersama seluruh alumni, dilanjutkan dengan doa bersama, pemotongan kue ulang tahun ke-16, pelepasan balon ke udara sebagai simbol harapan, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu.
Momen tersebut menjadi yang paling mengharukan, menunjukkan bahwa alumni tidak hanya menjaga silaturahmi internal, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.
Acara semakin lengkap dengan hadirnya perwakilan alumni termuda tahun 2023 yang diwakili Novi Syafitri, berbaur dengan alumni senior tahun 1969.
Sudah Jadi Nenek Kakek
Salah seorang alumni tahun 1983, Hendra DS, mengaku senang dan bahagia bisa hadir dalam acara ini.
“Senang dan bahagia bisa hadir dalam acara ini. Tak terasa kita sudah tua dan jadi nenek kakek,” kata mantan anggota DPRD Kota Medan itu sambil tertawa lepas, disambut tawa riuh alumni lainnya.
Reuni ditutup dengan foto bersama, ramah tamah, dan komitmen untuk menggelar reuni yang lebih besar lagi di tahun mendatang













