MEDAN (Akunberita.id) Jumat (12 Juli 2024) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengambil langkah proaktif dengan menjalin kerjasama dengan berbagai media cetak dan online di kota Medan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan 2024.
Ketua KPU Kota Medan Mutia Atiqah yang didampingi komisioner KPU Taufiqurrahman Dalimunthe, Saut Haornas Sagala, Bobby Niedal Dalimunthe,mengatakan, KPU Kota Medan menargetkan 75% pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan tahun ini.
Pernyataan ini disampaikan Mutia saat melakukan “Copi Senja” dengan tema “mengelola isi dalam peningkatan partisipasi Pilkada serentak tahun 2024”, bersama awak media bertempat di Cafe Kopi Kereta Api jl. Sena, Medan.
“KPU Medan menargetkan 75% suara pemilih pada tahun ini”. Dengan anggaran sebesar 82 Milyar Rupiah, KPU Medan berharap media lokal dapat menjadi corong utama dalam menyosialisasikan Pilkada 2024 beserta seluruh tahapannya kepada masyarakat.
Mutia juga menyatakan bahwa kerjasama dengan media merupakan strategi penting untuk mencapai partisipasi pemilih yang lebih tinggi.
“Kami menyadari peran vital media dalam menyebarkan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat. Dengan anggaran yang kami miliki, kami optimis bisa melakukan kampanye sosialisasi yang efektif dan menyeluruh,” ujar Mutia
Mutia Atiqa mengatakan, Pilkada Kota Medan tahun 2020 KPU Medan bekerjasama dengan 90 media, baik cetak, elektronik maupun online. Pada Pilkada tersebut, partisipasi pemilih di Kota Medan sangat rendah yakni 40 persen. Sedangkan pada Pemilu Legislatif dan Pilpres Februari lalu, partisipasi pemilih Kota Medan 60 persen.
KPU Medan akan memanfaatkan berbagai saluran media, mulai dari media cetak, televisi, radio, hingga media digital, untuk memastikan informasi terkait Pilkada 2024 dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Sosialisasi ini tidak hanya mencakup informasi tentang tanggal pelaksanaan dan tata cara pemilihan, tetapi juga pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi ini.
Diharapkan, dengan kerjasama yang erat antara KPU Medan dan media, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 akan meningkat signifikan, menciptakan pemilu yang lebih demokratis dan inklusif.
Dalam pertemuan dipimpin Ketua KPU Mutia Atiqa KPU juga mengundang pengamat anggaran Elfenda Ananda. Dalam penyampaiannya Elfanda mengatakan tidak selamanya anggaran yang besar menjadi penentu tingkat partisipasi pemilih pada pemilu atau Pilkada. Elfanda mengambil contoh di Labuhan Batu Utara (Labura) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu. Dengan anggaran yang minim sebesar Rp. 5,9 Milyar, partisipasi pemilih mencapai 8,2 % dari target 77,7%.











