Pemko Medan Salurkan BSM dan Perlengkapan Sekolah kepada 38 Siswa SMP Plus Samudera Indonesia

  • Bagikan

MEDAN (AKunberita.id) Pemerintah Kota Medan kembali menegaskan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Melalui Dinas Pendidikan Kota Medan, bantuan sosial pendidikan disalurkan kepada puluhan pelajar SMP Plus Samudera Indonesia.

Sebanyak 38 siswa menerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) berupa dana tunai. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan 10 paket bantuan khusus yang berisi seragam sekolah, tas, serta alat tulis lengkap. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota Medan yang bertujuan memastikan setiap anak di Kota Medan tetap mengenyam pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya. Dinas Pendidikan Kota Medan menilai bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus semangat belajar dan meraih prestasi.

Pihak SMP Plus Samudera Indonesia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Medan. Menurut pihak sekolah, bantuan perlengkapan belajar dan seragam sangat membantu menunjang aktivitas belajar mengajar sehari-hari para siswa.

Sementara itu, Kepala SMP Plus Samudera Indonesia, Siti Khodijah, mengatakan bahwa bantuan tersebut mencerminkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pendidikan. Ia menilai program ini berperan penting dalam menekan potensi angka putus sekolah di tingkat SMP.

“Di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang, bantuan BSM ini menjadi solusi yang sangat membantu orang tua siswa. Kami melihat langsung bagaimana bantuan ini meringankan kebutuhan administrasi dan operasional pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Dengan adanya penyaluran bantuan ini, para orang tua murid mengaku sangat terbantu dan berharap program serupa dapat terus dilanjutkan serta diperluas ke sekolah lain di Kota Medan. Pemerintah Kota Medan juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendataan dan verifikasi siswa agar bantuan pendidikan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka putus sekolah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *