Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa negaranya tidak pernah mempertimbangkan pengerahan pasukan ke Selat Hormuz tanpa koordinasi dengan Iran. Pernyataan itu disampaikan menyusul peringatan Teheran terhadap kehadiran kapal perang Prancis dan Inggris di kawasan tersebut.
Dalam konferensi pers di Nairobi bersama Presiden Kenya William Ruto, Macron mengatakan Prancis siap membantu menjaga kelancaran jalur pelayaran di Selat Hormuz melalui kerja sama dengan Iran.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi memperingatkan bahwa pengerahan kapal perang asing di sekitar Selat Hormuz akan mendapat respons tegas dari Angkatan Bersenjata Iran. Iran menilai kehadiran militer asing di kawasan itu hanya memperburuk situasi dan meningkatkan ketegangan.
Di sisi lain, Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis menyebut kapal induk Charles de Gaulle beserta armadanya telah menuju Laut Merah bagian selatan untuk mendukung keamanan maritim dan kesiapan operasi multinasional di kawasan Teluk.












