MEDAN (Akunberita.id) Siapa yang tak kenal dengan mi Instan? ada banyak merk mi instan yang beredar di Indonesia dengan berbagai varian rasa.
Mi instan menjadi salah satu makanan yang paling digandrungi masyarakat kita karena selain rasanya yang gurih dan pembuatannya juga sangat mudah.
Namun tahukah anda, jika mengkonsumsi Mi instan berlebihan dan penyajiannya yang salah, maka akan menimbulkan penyakit bagi kesehatan. Apalagi ketika dimakan saat sahur, kalau penyajiannya salah, khawatirnya kita tidak kuat menjalankan ibadah puasa di Ramadhan.
Untuk itu kita perlu tahu cara penyajiannya. Praktisi kesehatan Syafleni, SKM, MKM mengungkapkan, bahwa air rebusan mi instan dapat menimbulakn penyakit dalam tubuh. Karena dalam air rebusan mengandung bahan kimia berbahaya.
“Air rebusan mi instan juga harus diganti sebanyak dua kali, baru kemudian dimasak” ungkapnya.
“Karena pada saat pemrosesan mi kering ini ada zat patinya, biasanya terbuang pada si air. Jika zat pati berkumpul di lambung dan pembuluh darah kalau bisa dibuang,” kata dia menjelaskan.
Lebih lanjut, jika zat pati yang ada di dalam mi masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan kadar gula darah tinggi. Maka dari itu, penting mengganti air rebusan sebanyak dua kali, mengingat zat pati yang bisa larut dalam air.
“Untuk zat pati, zat pati itu ada di karbohidrat, kalau berlebihan di dalam kemasan itu bisa meningkatkan kadar gula darah meningkat.
Sedikit atau sesekali akan berkurang zat patinya,” katanya. Untuk membuat atau mengolah mi instan menjadi lebih sehat, dia menyarankan mengganti air rebusan pertama dengan air baru yang telah mendidih. Setelah dilakukan dua kali, barulah dimasak sesuai dengan selera kita.
Selamat menikmati, semoga puasa kita lancar hingga akhir Ramadhan.












